Logo ngawenombo
NGAWENOMBO
Kec. Kecamatan Kunduran Kab. Kabupaten Blora
Beranda Profil Desa Pemerintah Desa Berita & Kabar Peta Interaktif Produk Hukum Informasi Publik Lapak Desa Pengaduan Warga Pembangunan IDM & APBDes Kontak
Nasional • Kamis, 08 Oktober 2026 • Dibaca 35 kali

Selain KKN, Blora Siap Perluas Kerja Sama dengan Universitas Budi Luhur

Penulis: Admin Pemdes
Selain KKN, Blora Siap Perluas Kerja Sama dengan Universitas Budi Luhur

BLORA — Pemkab Blora mendapat penghargaan dari Universitas Budi Luhur sebagai Mitra Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Program KKN Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Penghargaan itu diberikan saat kunjungan akademik Universitas Budi Luhur ke Pendopo Bupati Blora, Senin (5/10/2026).

Penghargaan tersebut diberikan setelah Universitas Budi Luhur mengevaluasi sejumlah daerah yang menjadi lokasi KKN. Blora dinilai unggul dari sisi penerimaan masyarakat, aktivitas mahasiswa, variasi program, hingga hasil pelaksanaan KKN.

Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Promosi Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Ir. Arief Wibowo, M.Kom., mengatakan mahasiswa telah menjalankan KKN di Blora selama lebih dari dua tahun.

"Ini adalah penghargaan untuk Kabupaten Blora sebagai mitra terbaik bidang pelaksanaan KKN bidang pemberdayaan masyarakat. Keterbukaan masyarakat, keramah-tamahan, dan inovasi yang dihadirkan menjadikan Blora yang terbaik sebagai mitra kami," kata Arief.

Menurutnya, kerja sama dengan Blora tidak akan berhenti pada program KKN. Universitas Budi Luhur menawarkan pengembangan program Kampus Berdampak, salah satunya melalui Capstone Project.

Program tersebut memungkinkan mahasiswa mengidentifikasi persoalan nyata di masyarakat, sekolah maupun pemerintahan untuk kemudian menghasilkan solusi atau produk berdasarkan bidang keilmuan mereka. Tahap awal program akan melibatkan Fakultas Teknologi Informasi dan Fakultas Komunikasi dengan durasi sekitar tiga bulan.

"Kami ingin melihat kebutuhan masyarakat, sekolah maupun pemerintahan yang bisa kami sumbangkan melalui hasil proyek belajar mahasiswa," ujarnya.

Arief menilai keterbukaan masyarakat Blora terhadap kolaborasi menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Bupati Blora Arief Rohman menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kehadiran Universitas Budi Luhur selama ini telah memberikan manfaat melalui KKN, inovasi, serta pendampingan masyarakat dan desa.

"Terima kasih kepada Universitas Budi Luhur yang selama ini sudah bermitra dengan kami, baik dalam inovasi maupun KKN yang dilaksanakan di Kabupaten Blora," kata Arief Rohman.

Bupati berharap kerja sama tersebut diperluas, termasuk membuka peluang pendidikan bagi generasi muda Blora di Universitas Budi Luhur. Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera mengidentifikasi persoalan yang dapat dikolaborasikan melalui program Capstone Project.

"Yang ditawarkan ini juga sebuah inovasi. Dengan OPD terkait nanti kita lihat apa yang bisa didorong dalam tiga bulan ini untuk mempercepat inovasi di Kabupaten Blora," ujarnya.

Selain KKN dan Capstone Project, Pemkab Blora juga mendorong pola kerja sama jangka panjang melalui program desa binaan. Bupati mengusulkan setiap perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemkab Blora memiliki sedikitnya satu desa binaan.

Desa tersebut nantinya dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mulai dari UMKM, teknologi informasi hingga peningkatan kapasitas masyarakat.

"Nanti kita minta satu perguruan tinggi minimal ada satu desa binaan yang benar-benar dibina, dari sisi UMKM, IT desa, dan sebagainya," pungkasnya.